PKK Tampilkan Drama Multatuli Pada Penutupan TTG XVII

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Tokoh Multatuli yang diperankan oleh Bob Dimas dan Saijah Ika Desika Dahlan Hasan Nasution pada saat pagelaran drama Multatuli di Taman Raja Bat Panyabungan. (Antarasumut/Holik)

 

Panyabungan, 1/8 (Antarasumut) – Tim penggerak Pkk kabupaten Mandailing Natal tampilkan pagelaran drama Multatuli pada penutupan jambore tepat guna XVII tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2017 di Taman Raja Batu, Panyabungan, Selasa.

Penampilan drama ini selain menceritakan tokoh perjuangan kolonial didalam perlawanannya terhadap kerja tanam paksa diwilayah Mandailing juga mengisahkan perjuangan seorang wanita pribumi didalam memperjuangkan hak-hak perempuan pada masa itu.

Drama kerjasama tim penggerak Pkk kabupaten Mandailing Natal dengan lembaga kesenian daerah Djeges Art yang berdurasi sekitar 70 menit tersebut menghadirkan sebanyak 22 orang pemain.

Pada drama ini tokoh kolonial Multatuli yang diperankan oleh Bob Dimas dan tokoh Saijah yang diperankan oleh ketua T.p. Pkk Madina, Ika Desika Dahlan Hasan Nasution tersebut berhasil menghipnotis para penonton yang turut hadir menyaksikan pagelaran itu.

Penulis naskah Multatuli, Askolani Nasution kepada ANTARA menyampaikan, drama ini selain mengisahkan perjuangan penolakan tanam paksa dan perjungan hak-hak perempuan pribumi juga dibumbui kisah percintaan antara Multatuli dan Saijah.

“Selain mengisahkan perjuangan hak-hak azasi manusia juga dibumbui cerita percintaan,” katanya.

Disebutkannya, pada drama yang berlatarkan tahun 1800-an juga dikolaborasikan dengan kesenian-kesenian daerah seperti Gordang Sambilan, tari Salapan dan tari Payung.

“Selain adegan pementasan keenian daerah Mandailing Natal juga dipertontonkan pada drama ini,” ujarnya.

Kegiatan-kegiatan pementasan drama baik ditingkat kabupaten Mandailing Natal dan tingkat provinsi Sumatera Utara sudah sering dilakukan oleh lembaga kesenian Djeges Art, dimana pada tahun-tahun sebelumnya lembaga ini juga telah mementaskan dram Willem Iskander dan Sibaroar Nasakti ditingkat kabupaten dan provinsi.

Sumber : www.antarasumut.com

Madina Kembali Juara Umum TTG

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution bersama dengan Plt.Sekda, Drs.M.Syafeii Lubis dan Kadis PMD, Gozali Pulungan saat mengangkat tropi TTG di Taman Raja Batu, Panyabungan. ((Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 1/8 (Antarasumut) – Kabupaten Madailing Natal kembali menjadi juara umum di Tekhnologi Tepat Guna (TTG) XVII tingkat provinsi Sumatera Utara.

Dalam pelaksanaan jambore Tekhnologi Tepat Guna tingkat  provinsi Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan sejak tanggal 28 sampai 31 Agustus di Taman Raja Batu, Panyabungan Mandailing Natal tersebut kabupaten ini  berhasil meraih sebanyak lima    juara dari beberapa kategori yang diperlombakan.

Tim penilai penyelenggara Tekhnologi Tepat Guna XVII tingkat provinsi Sumatera Utara, DR. Indra Nasution yang didampingi sekretaris, Khairin, F Simanjuntak S.sos di Taman Raja Batu, Panyabungan pada acara penutupan jambore Ttg, Senin  menyampaikan, hasil keputusan tim penilai dewan juri ini sesuai dengan surat keputusan kepala dinas Pemberdayaan  Masyarakat dan Desa provinsi Sumatera Utara  nomor  412.61.

“Penilaian  terhadap penampilan semua stand jambore  Ttg ini dilaksanakan oleh tim penilai mulai dari tanggal  28 sampai 31 Agustus,” katanya.

Ia mengatakan, dalam penilaian tersebut terdapat kriteria indikator dan sub indikator  yang dinilai, yang mana dalam pemenangnya tersebut  dibagi dalam tiga kategori yakni kategori kabupaten/kota, kategori dinas dan instansi serta kategori umum.

Untuk kategori umum dalam sub kategori ornamen stand terbaik yang menjadi juara pertama adalah kabupaten Mandailing Natal sedangkan juara kedua dan ketiga  diraih oleh kota Medan dan kabupaten Serdang Bedagai.
“Sedangkan untuk sub kategori  dekorasi stand terbaik  untuk juara pertama diraih oleh  kota Tanjung Balai dan juara dua dan tiga diraih oleh kabupaten  Toba Samosir dan kabupaten Padang Lawas Utara,” ujarnya.

Begitu juga dengan  sub kategori  stand  favorit dan  penampilan kesenian terbaik  juara pertama juga  berhasil diraih oleh  kabupaten Mandailing Natal.

Sedangkan juara pertama  untuk sub kategori Inovator terbaik  berhasil diraih oleh kabupaten Langkat  sedangkan juara dua dan tiga diraih  kota Tebing Tinggi dan Mandailing Natal.

Sementara untuk pemenang juara pertama pada Inovasi Tepat Guna untuk kabupaten/kota berhasil diraih oleh kota Tebing Tinggi dan untuk juara kedua dan ketiga diraih oleh kabupaten Mandailing Natal dan Langkat.

“Diraihnya kembali juara umum pada Ttg  tahun tahun ini merupakan kebehasilan pemerintah daerah didalam membina meningkatkan perekonomian masyarakat Mandailing Natal,” sebut Indra.

Sumber : www.antarasumut.com

Hamidun Nasution saat menceritakan penemuan bahan bakar air campur premium kepada pengunjung pada acara TTG XVII tingkat provinsi Sumatera Utara di taman Raja Batu, Panyabungan. (Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 30/7 (Antarasumut) –  Bahan bakar kenderaan yang terdiri dari campuran air dan premium dipamerkan di stand Pemkab Madina pada acara teknologi tepat guna (TTG) XVII tingkat provinsi Sumatera Utara di taman Raja Batu, Panyabungan.

Hamidun Nasution warga penduduk desa Gunung Tua, kecamatan Panyabungan yang merupakan penemu bahan bakar campuran air dan premium untuk kenderaan roda empat ini kepada ANTARA, Minggu menyampaikan, komposisi perbandingan campuran yang digunakan untuk kenderaan roda empat ini adalah dengan menggunakan perbandingan satu liter air untuk 10 liter premium.

“Bahannya memang bukan air saja, tetapi ada juga campuran premiumnya yakni satu banding 10 atau satu liter air dan 10 liter premium,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan campuran air dan premium tersebut nantinya akan juga dapat menghasilkan jarak tempuh dua kali lipat dari biasanya.

“Artinya misalnya dalam 1 liter bensin jarak tempuh 8 km, dengan adanya tambahan bahan bakar air akan menjadi 16 km,” katanya. 

Disebutkannya, untuk tenaga yang dihasilkan dari pada campuran bahan ini  juga membuat kondisi tenaga pada kenderaan menjadi normal, hal itu dikarenakan  pada kenderaan juga dipasang alat tekhnologi peralihan dari air menjadi premium.

“Penemuan kita sudah mendapat sambutan positif dari bapak Gubernur  dan Bupati Madina pada saat peninjauannya kemarin di stand Mandailing Natal,” kata Hamidun.

Atas penemuannnya tersebut para warga mengharapkan agar kedepannya penemuan-penemuan seperti ini dapat berkelanjutan sehingga dapat meringankan beban masyarakat khususnya para pemakai kenderaan roda empat.

“Semoga dengan penemuan itu nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, apalagi kalau harga Bbm nanti terus melambung, campuran bahan bakar ini nantinya  akan dibuat menjadi solusi,” harap Sopian

Sumber : www.antarasumut.com

Gubsu Buka Bulan Bakti Gotong Royong XIV

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi yang didampingi ketua Tp.Pkk Sumatera Utara, Evi Diana dan dan Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution saat memotong nasi tumpeng sebagai tanda bulan Bakti Gotong Royong XIV yahun 2017 resmi dibuka. (Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 29/7 (Antarasumut) – Gubernur provinsi Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi buka peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat yang ke XIV  di kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat yang ke XIV  hari kesatuan gerak Pkk yang ke 45 sekaligus  pencanangan desa binaan bangun desa mandiri terpadu (Bandes Madu) dan jambore Ttg yang  ke 17 tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2017 yang dipusatkan ditaman Raja Batu, komplek perkantoran Payaloting Panyabungan ini selain dihadiri oleh ketua Tp.Pkk  provinsi Sumatera Utara, Hj. Evi Diana juga dihadiri oleh para bupati/walikota se-Sumut, para kadis dilingkungan pemerintah provinsi, Tp Pkk kabupaten/kota se-sumut dan tokoh  agama, masyarakat dan tokoh adat.

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi menyampaikan, kegiatan  bulan bakti gotong royong  masyarakat yang ke XIV hari kesatuan gerak Pkk yang ke 45 sekaligus  pencanangan desa binaan bangun desa mandiri terpadu (Bandes Madu) dan jambore Ttg yang ke 17 tingkat provinsi Sumatera Utara ini merupakan sebuah kegiatan besar dan strategis.

“A plus saya ucapkan kepada  para  bupati dan walikota yang datang ke Mandailing Natal pada acara ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan bergotong royong ini pada hakikatnya telah berlangsung  sejak zaman dahulu kala, bahkan didalam meraih kemerdekaan bangsa Indonesia seluruh lapisan masyarakat pun dahulunya melawan penjajah saling bahu membahu.

“Dengan semangat  gotong royong  tersebut hendaknya harus kita gelorakan kembali namun  bukan melawan penjajah tapi melawan kemiskinan, ketertinggalan menunju masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Disebutkannya, gotong royong yang dilaksanakan oleh  masyarakat tersebut  mempunyai nilai-nilai  yang sangat besar baik dari sisi tujuan maupun sisi manfaatnya. Maka melalui serangkaian kegiatan peringatan bulan bakti gotong royong  tersebut hendaknya dapat dibuktikan didalam membangun negeri dan bangsa.

“Untuk mewujudkannya kita  tetap memerlukan semnagat kebersamaan, kesetiakawanan,toleransi dan saling bantu membantu  yang kesemuanya adalah menjadi dasar semangat gotong royong,” sebut Erry.

Untuk itu, pada kegiatan gotong royong tersebut masyarakat juga diharapkan untuk saling terbuka,  saling belajar dan mengajar  dan saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga nantinya semangat gotong royong itu dapat menjadi tumbuh sehingga nantinya sejalan dengan  salah satu unsur revoluisi  mental yang menjadi perhatian pemerintah.

“ Jangan jadikan kegitan gotong royong  itu hanya sebagai tanda belaka karena nilai dari esensi masyarakat dalam pembangunan itu harus bisa diwujukan, untuk itu  masyarakat  jangan dijadikan sebagai  subjek saja  melainkan sebagai objek,” harapnya.

Sumber : www.antarasumut.com

Tokoh-Tokoh yang hadir dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno, B.A., MBA dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si.

JAKARTA – Bertempat di Graha Nandika Lt 2 Gedung Sucofindo, Jalan Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan, Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna sukses menggelar acara Halal Bi Halal pada Minggu (23/7/2017) yang mengusung tema “Parsadaan Maroban Tondi Solkot Ni Parkouman (Persatuan Membawa Berkah Eratnya Persaudaraan)”.

Acara ini dinilai sukses karena dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahuddin Uno, B.A., MBA dan beberapa tokoh nasional yang berasal dari wilayah Mandailing Natal dan Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel), diantaranya adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si, Komjen Pol (Purn.) Dr. Drs. H. Saud Usman Nasution SH, MH, MM, Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, Marsma Syahrul Effendi Lubis, Prof. Dr. Bomer Pasaribu, Dr. Mulia P Nasution, Ir. H.M.M Azhar Lubis (Ketua DPP Hima Lubis), Drs. H. Zulkifli Lubis (Sekjen HIMA Lubis), Irjen Pol (Purn) Drs. Rusli Nasution, SH (Ketua DPP Ikanas), Ir. H. Mansyur S Nasution MA, Brigjend Sofwat Nasution, Ir. Yazhid Bustomi Lubis, MM, Drs. Zainuddin JR Lubis MM, Ust. Solmed Nasution, Serka Khollad Nasution, H Syafruddin Nasution, SH. MM, Sofyan Lubis, Irwan Lubis, Djangga Lubis dan beberapa tokoh teras lainnya serta masyarakat bermarga Lubis dan Nasution yang ada di Jakarta.

Acara Halal Bi Halal yang di helat oleh kolaborasi dua Dewan Pengurus Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna merupakan yang kedua kalinya, dimana tahun ini yang bertindak sebagai tuan rumah adalah DPP HIMA Lubis. Sebelumnya di tahun 2016, perhelatan akbar Halal Bi Halal sukses di gelar di  Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PusDikLat) Bea Cukai Rawamangun, Jakarta Timur, dan yang bertindak sebagai tuan rumah adalah DPP Ikanas.

Acara yang dihadiri ribuan warga Mandailing dan Tabagsel yang berada di ibukota ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali persembahan tari tor-tor yang diiringi dengan alunan musik gordang sambilan makin menambah semarak acara tersebut. Selanjutnya acara diselingi dengan ramah tamah antara tokoh-tokoh nasional dan lokal yang berasal dari Jakarta, Mandailing dan Tabagsel. Terlihat juga Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, sumringah berjabat tangan dan berkesempatan berfoto bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si, yang ditugaskan sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atau mewakili Bupati Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam acara yang dimaksud.

Kehadiran Sandiaga Uno dalam acara tersebut memberikan sinyalemen bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersedia menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Disamping itu keberadaan warga Mandailing dan Tabagsel yang ada di Jakarta juga diyakini oleh Sandiaga Uno juga berperan sangat besar dalam memajukan perekonomian dan mendukung pemerintahan yang akan diembannya sebagai Wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Rasyid Baswedan, Ph.D sebagai Gubernur DKI yang akan dilantik pada Oktober 2017 nanti.

Pada kesempatan acara tersebut juga diisi tausyiah oleh Dai muda yang sukses menjadi salah satu Muballigh di Jakarta dan juga berasal dari daerah Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal yakni Ustad Sholeh Mahmud Nasution. Dai yang lazim di panggil Ustad Solmed dalam tausyiahnya menyatakan, “jadikan semua niat dengan ibadah dan awali sesuatu dengan bismillah, ikhlas dalam memberi, ikhlas dalam menerima apapun yang telah ditetapkan oleh Allah. Yakinlah atas semua ketentuan Allah”.

Saat puncak acara di gelar juga Tor-Tor Raja-Raja bersama tokoh-tokoh yang hadir termasuk Sandiaga Uno yang turut serta diUlosi sebagai tanda penghormatan. Di akhir acara juga digelar doorprize berupa hadiah sepeda motor serta sepeda sport, semakin menambah ramai, semarak dan antusiasnya pengunjung yang hadir dalam acara yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna.

Wakil Bupati Mandailing Natal H. M. Jakfar Suhairi Nasution saat menerima Dokumen Penilaian Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Utara, Dra. Vincentia Moli Ambar Wahyuni, MM.,Ak, di Medan, Jumat 14 Juli 2017, yang turut disaksikan oleh Ketua DPRD Mandailing Natal, Hj. Leli Hartari S.Ag, Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti S.Sos MM, dan Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal Drs. Marwan Bakti Siregar,M.Si.

 

MEDAN – Pada hari Jumat, 14 Juli 2017, bertempat di Aula Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, secara resmi BPK RI memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap penggunaan keuangan negara di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal pada Tahun Anggaran 2016.

Penyerahan opini WDP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal langsung diterima oleh Wakil Bupati Mandailing Natal H.M. Jakfar Sukhairi Nasution mewakili Bupati Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang turut disaksikan oleh Ketua DPRD Mandailing Natal, Hj. Leli Hartari S.Ag, Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti S.Sos MM, dan Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal Drs. Marwan Bakti Siregar,M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Instansi yang berada dalam naungan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai pelaksana pengguna anggaran keuangan daerah agar terus berupaya baik dari segi kualitas penggunaan anggaran maupun manajemen pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan sehingga pada tahun-tahun mendatang mendapatkan penilaian yang lebih baik yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal.

“Pemberian penilaian opini WDP oleh BPK pada tahun ini harus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut atas beberapa penilaian pengecualian agar di tahun depan kita mendapatkan opini yang lebih baik lagi, dan tentu harus melalui kerja sama antara seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal”, ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut Wakil Bupati menyatakan, “Kita terus menekankan kepada setiap SKPD dan lembaga di bawah naungan Pemkab Mandailing Natal agar dalam penggunaan anggaran untuk selalu mematuhi peraturan yang ada, sehingga pada tahun-tahun mendatang akan mendapatkan WTP”.

 

Pengumuman Rekruitmen Enumator Puskesmas Tahun 2017

29 Mei 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Sehubungan dengan Pelaksanaan Riset Ketenagaan Bidang Kesehatan di Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017, kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan Pengumuman Rekruitmen Enumator Puskesmas Tahun 2017 di Kabupaten Mandailing Natal.

Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

File pengumuman ini dapat diunduh disini.

Bupati Mandailing Natal menetapkan Lokasi Bandar Udara terletak di Kecamatan Bukit Malintang dan Panyabungan Utara, Desa Sidojadi Malintang Julu dan Tanjung Mompang. Koordinat : 00˚56’57, 710” Lintang Utara (LU) dan 99˚31’38.995” Bujur Timur (BT)  dengan Azimuth 120 ˚44’43.933” Arah Angin Landasan : 12-30 . Sesuai dengan Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor: 553/106/K/2017.

Selengkapnya dapat di lihat di sini.