Kategori: Berita

Home / Kategori: Berita

Pasukan Pengibar Bendera  (Paskibra) Tingkat Kabupaten Mandailing Natal dengan khidmat melakukan penaikan bendera yang diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pada detik-detik Peringatan HUT RI ke – 72 di Lingkungan Pemkab Mandailing Natal yang dilaksanakan di Tapian Siri Siri Syariah Komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan (17/8).

 

PANYABUNGAN – Detik-detik Peringatan HUT RI yang ke – 72 di Lingkungan Pemerintahan Kabaupaten Mandailing Natal dipusatkan di Tapian Siri Siri Syariah Komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan (17/8). Bupati Mandailing Natal, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution bertindak sebagai Inspektur Ucara dan Komandan Upacara Kapten diamanahkan kepada Kapten Inf.  Takbir S.Pd. Peringatan HUT RI ke – 72 ini berlangsung dengan khidmat di bawah cuaca yang sangat kondusif. Ribuan peserta upacara terlihat dalam suasana hening ketika dibunyikannya sirene tanda detik-detik Proklamasi yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi.

Bupati Mandailing Natal, Drs. H.  Dahlan Hasan Nasution, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara terlihat penuh konsentrasi menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tingkat Kabupaten Mandailing Natal, yang akan dikibarkan pada acara detik-detik peringatan HUT RI ke – 72 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal. Dengan diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan di bawah terik sinar matahari tampak peserta upacara dengan penuh antusias dan tetap samangat mengikuti upacara penaikan bendera merah putih yang ditugaskan kepada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)  dibawah komando Komandan Pleton Reyhan Sulistio Widodo.

Keseragaman gerakan dan bunyi derap langkah barisan Paskibra penaik bendera Merah Putih, semakin menambah hening dan khidmatnya Upacara Peringatan HUT RI ke- 72 tahun 2017 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal. Keberhasilan dan kesuksesan kegiatan penaikan bendera Merah Putih turut dirasakan bukan saja oleh seluruh peserta upacara namun juga dirasakan para anggota pengibar bendera yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera  (Paskibra) Tingkat Kabupaten Mandailing Natal yang diberi amanah untuk melaksanakan tugas mulia tersebut. Upacara Peringatan HUT RI ke- 72 tahun 2017 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, turut dihadiri oleh FKPD Mandailing Natal, para Kepala SKPD Mandailing Natal, Ketua DPRD Mandailing Natal, Ketua TP PKK Mandailing Natal, Partai Politik, OKP, Ormas dan undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Panyabungan, Arif Zahrulyani, SH, MH., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci, pada malam detik-detik peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 72, yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Siabu, Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (17/8/2017) pukul 00.00 WIB.

 

SIABU – Dalam mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesa Pemkab Mandailing Natal beserta TNI Polri, OKP dan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di taman makam Pahlawan Bahagia Siabu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (17/8/2017) pukul 00.00 WIB. Inspektur Upacara pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci tersebut adalah Kajari Panyabungan Arif Zahrulyani, SH, MH. Bertindak sebagai Perwira Upacara Danramil 12/Siabu Kapten Inf Misran, dan Pemimpin Upacara Kanit Intel Polsek Siabu Iptu Arizona.
Dalam Apel kehormatan dan Renungan Suci tersebut Arif Sahrulyani sebagai Inspektur Upacara menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara sebagai Pahlawan.
“Kami yang hadir pada hari ini, Rabu 17 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB pada upacara untuk memperingati akan jasa-jasa para pahlawan Angkatan Bersenjata 1 orang, Pengawai Negeri Sipil nihil, Pejuang Rakyat Nihil, dan Pahlawan tak dikenal Nihil, menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas kesucian pengorbanan saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan bangsa,” kata Arif.
Lebih lanjut disampaikan oleh Arif bahwa mereka berjanji dan bersumpah bahwa perjuangan para pahlawan tersebut adalah perjuangan mereka pula, dan mereka berjanji kebaktian para pahlawan jalan mereka pula.
“Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga, kami berdoa semoga arwah saudara diterima oleh tuhan Yang Maha ESa dan mendapat tempat yang sewajarnya,” tegas Arif.
Usai Upacara Apel kehormatan dan renungan suci tersebut selanjutnya peserta apel dan para undangan menandatangani buku tamu.
Berdasarkan pantauan dilapangan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal berhalangan hadir karena mengikuti acara di tempat lain, dan yang mewakili adalah Plt. Sekda Mandailing Natal Drs. M. Syafeii Lubis Lubis. Adapun Pejabat yang hadir dalam upacara Apel kehormatan dan renungan suci tersebut adalah Wakapolres Mandailing Natal, Kajari Panyabungan, dan sejumlah pimpinan SKPD di Lingkungan Pemkab Mandailing Natal dan sejumlah petinggi di jajaran TNI dan Polri Mandailing Natal.

Pembangunan Tugu Perintis Kemerdekaan

18 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang didampingi para tokoh-tokoh masyarakat kecamatan Kotanopan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan tugu perintis kemerdekaan di desa Sayur Maincat, Kamis, 17/8. (Antarasumut/Holik)

 

Panyabungan, 17/8 (Antarasumut) – Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution lakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu Perintis Kemerdekaan di desa Sayur Maincat kecamatan Kotanopan, Kamis.

Peletakan batu pertama yang dilakukan  oleh Bupati dan para keluarga pejuang yang ada didesa Sayur Maincat serta  muspika dan para anggota Dprd Madina  tersebut  merupakan sebagai langah awal pembangunan tugu tersebut.

Bupati Mandailing Natal,  Drs.H. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, pembangunan prasasti ini dilakukan  sebagai bentuk  mengingatkan  kembali  jasa-jasa  para pahlawan khususnya pahlawan  yang berasal dari desa Sayur Maincat didalam merebut kemerdekaan negara Indonesia dari tangan penjajah.

“Saya mendapat informasi banyak pejuang kemerdekaan yang berasal dari desa ini yang di makamkan di makam pahlawan Medan,makam pahlawan Solo dan Jawa, untuk mengenang dan mengingat jasa-jasa para pahlawan kita  makanya kita bangun prasasti ini,” katanya.

Ia mengatakan,  di kecamatan Kotanopan  juga merupakan tempat ketiga dikibarkannya bendera merah putih di Indonesia setelah negara kesatuan Republik Indonesia dinyatakan merdeka.
 
“Kepada para pemuda atau pelajar jadilah sebagai pejuang, tidak bisa jadi pejuang Nasional atau Provinsi jadilah pejuang untuk diri sendiri,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang  keluarga pejuang yang berada di Desa Sayur Maincat, Sulaiman Lubis, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Bupati terutama didalam membangun tugu perintis kemerdekaan di desa tersebut.

“Kami mewakili keluarga para pejuang perintis kemerdekaan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kabupaten Mandailing Natal  yang telah mengingat jasa para pahlawan yakni dengan membangun Tugu Prasasti Perintis Kemerdekaan di desa Sayur Maincat,” ucap Sulaiman.

 

Sumber : www.antarasumut.com

Bupati Madina Silaturrahmi Dengan Masyarakat

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang didampingi anggota Dprd Madina dari dapil dua saat melakukan silaturrahmi dengan masyarakat kecamatan Kotanopan didesa Sayurmaincat, Jumat (11/8) ((Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 11/8 (Antarasumut) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal silaturrahmi dengan masyarakat kecamatan Kotanopan, Jumat.

Bupati Mandailing Natal,  Dahlan Hasan Nasution dalam kesempatan itu menyampaikan, dengan adanya silaturrahmi pemerintah daerah ke desa Sayurmaincat ini  nantinya diharapkan menjadi awal kemajuan bagi desa itu umumnya dan bagi  kecamatan Kotanopan pada khususnya.

“Saya mengharapkan dengan adanya pertemuan ini menjadi awal  kemajuan bagi desa Sayurmaincat khususnya dan kecamatan Kotanopan umumnya,” katanya.

Ia mengatakan, sehubungan saat ini  sedang dilakukannya pembukaan  jalan baru lingkar Kotanopan dari titik Saba Pasir sampai titik desa Muarasoro dikecamatan Kotanopan  diharapkan selain  dapat menjadi kemajuan bagi kecamatan itu juga diharapkan dapat menjadi jalan alternatif bagi seluruh masyarakat yang ada di Mandailing Natal pada tahun-tahun mendatang.

“Pembangunan kembali jalan ini sudah saya canangkan sejak sebulan yang lalu, dan dalam waktu dekat ini  saya akan ke Jakarta bertemu dengan bapak Darmin Nasution agar jalan lingkar Kotanopan ini secepatnya diaspal,” katanya.

Pembangunan jalan baru lingkar Kotanopan yang dikomandoi Bupati Mandailing Natal ini merupakan berkat kebersamaan yang dilakukan oleh para kepala dinas dan kabag serta  para anggota DPRD dan warga masyarakat yang ada dimandailing Julu. 

“Saya harapkan kepada warga masyarakat yang ada di Mandailing Julu ini untuk saling bekerjasama agar pembangunannya  cepat terselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala desa Sayurmaincat, Amir Husin mengucapkan terimaksih kepada Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution karena telah membuka jalan lingkar Kotanopan dari titik Saba Pasir ke titik Anggora desa Muarasoro. Karena dengan dibukanya jalan baru ini nantinya diharapkan menjadi titik awal bagi kemajuan bagi kecamatan itu.

“Kami warga masyarakat Kotanopan mengucapkan terimaksih kepada bapak Bupati karena tahun ini memfokuskan pembangunannya diwilayah Mandailing Julu,” kata Kades.

Sumber : www.antarasumut.com

Sekda Lantik 15 Pejabat Eselon

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Sekretaris daerah kabupaten Mandailing Natal, Drs.M.Syafeii Lubis melantik pejabat eselon III dan IV di aula kantor bupati Mandailing Natal. ((Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 11/8 (Antarasumut) – Sekretaris daerah kabupaten Mandailing Natal, Drs.M.Syafeii Lubis  lantik 15 pejabat eselon III dan IV, Jumat.

Dalam acara  pengambilan sumpah jabatan pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural eselon III dan IV dilingkungan pemerintah kabupaten Mandailing Natal yang dilaksanakan di aula kantor  bupati Mandailing Natal ini juga  dihadiri oleh para Asisten dan  para kepala Skpd dilingkungan pemerintah daerah kabupaten Mandailing Natal.

Ia mengatakan promosi dan rotasi birokrasi dilingkungan pemerintah daerah Mandailing Natal ini  dilakukan selain sebagai implementasi dari pemberian Reward and Funisment juga merupakan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah atas prestasi kerja dan kinerja yang telah diberikan selama ini.

Sedangkan rotasi dilakukan selain  memberikan motivasi baru ditempat yang baru juga merupakan tantangan baru kepada aparatur negara sehingga  tidak terjebak dalam rutinitas kerja sehari-hari yang cenderung membosankan.

 ”Peningkatan kinerja dan disiplin merupakan faktor yang sangat dibutuhkan. Hal ini yang menjadi dasar pemberian Reward and Funisment tersebut,” katanya.

Melalui kesempatan tersebut  jajaran aparatur pemerintah termasuk kepada  pejabat yang dilantuk  juga diajak untuk secara bersama-sama dan saling bahu membahu menghadapi tantangan serta  bersatu padu dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Goverment) sehingga terciptanya masyarakat yang sejahtera relegius menuju Mandailing Natal Negeri Beradat Taat Beribadat.

“Kepada para aparatur pemerintah dan pejabat yang baru saya harapkan untuk bekerjasama dan bahu membahu dalam mewujudkan pemerintahan yang baik sehingga terciptanya masyarakat yang sejahtera relegius menuju Mandailing Natal Negeri Beradat Taat Beribadat,” harap Sekda.

Sumber : www.antarasumut.com

PKK Tampilkan Drama Multatuli Pada Penutupan TTG XVII

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Tokoh Multatuli yang diperankan oleh Bob Dimas dan Saijah Ika Desika Dahlan Hasan Nasution pada saat pagelaran drama Multatuli di Taman Raja Bat Panyabungan. (Antarasumut/Holik)

 

Panyabungan, 1/8 (Antarasumut) – Tim penggerak Pkk kabupaten Mandailing Natal tampilkan pagelaran drama Multatuli pada penutupan jambore tepat guna XVII tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2017 di Taman Raja Batu, Panyabungan, Selasa.

Penampilan drama ini selain menceritakan tokoh perjuangan kolonial didalam perlawanannya terhadap kerja tanam paksa diwilayah Mandailing juga mengisahkan perjuangan seorang wanita pribumi didalam memperjuangkan hak-hak perempuan pada masa itu.

Drama kerjasama tim penggerak Pkk kabupaten Mandailing Natal dengan lembaga kesenian daerah Djeges Art yang berdurasi sekitar 70 menit tersebut menghadirkan sebanyak 22 orang pemain.

Pada drama ini tokoh kolonial Multatuli yang diperankan oleh Bob Dimas dan tokoh Saijah yang diperankan oleh ketua T.p. Pkk Madina, Ika Desika Dahlan Hasan Nasution tersebut berhasil menghipnotis para penonton yang turut hadir menyaksikan pagelaran itu.

Penulis naskah Multatuli, Askolani Nasution kepada ANTARA menyampaikan, drama ini selain mengisahkan perjuangan penolakan tanam paksa dan perjungan hak-hak perempuan pribumi juga dibumbui kisah percintaan antara Multatuli dan Saijah.

“Selain mengisahkan perjuangan hak-hak azasi manusia juga dibumbui cerita percintaan,” katanya.

Disebutkannya, pada drama yang berlatarkan tahun 1800-an juga dikolaborasikan dengan kesenian-kesenian daerah seperti Gordang Sambilan, tari Salapan dan tari Payung.

“Selain adegan pementasan keenian daerah Mandailing Natal juga dipertontonkan pada drama ini,” ujarnya.

Kegiatan-kegiatan pementasan drama baik ditingkat kabupaten Mandailing Natal dan tingkat provinsi Sumatera Utara sudah sering dilakukan oleh lembaga kesenian Djeges Art, dimana pada tahun-tahun sebelumnya lembaga ini juga telah mementaskan dram Willem Iskander dan Sibaroar Nasakti ditingkat kabupaten dan provinsi.

Sumber : www.antarasumut.com

Madina Kembali Juara Umum TTG

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution bersama dengan Plt.Sekda, Drs.M.Syafeii Lubis dan Kadis PMD, Gozali Pulungan saat mengangkat tropi TTG di Taman Raja Batu, Panyabungan. ((Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 1/8 (Antarasumut) – Kabupaten Madailing Natal kembali menjadi juara umum di Tekhnologi Tepat Guna (TTG) XVII tingkat provinsi Sumatera Utara.

Dalam pelaksanaan jambore Tekhnologi Tepat Guna tingkat  provinsi Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan sejak tanggal 28 sampai 31 Agustus di Taman Raja Batu, Panyabungan Mandailing Natal tersebut kabupaten ini  berhasil meraih sebanyak lima    juara dari beberapa kategori yang diperlombakan.

Tim penilai penyelenggara Tekhnologi Tepat Guna XVII tingkat provinsi Sumatera Utara, DR. Indra Nasution yang didampingi sekretaris, Khairin, F Simanjuntak S.sos di Taman Raja Batu, Panyabungan pada acara penutupan jambore Ttg, Senin  menyampaikan, hasil keputusan tim penilai dewan juri ini sesuai dengan surat keputusan kepala dinas Pemberdayaan  Masyarakat dan Desa provinsi Sumatera Utara  nomor  412.61.

“Penilaian  terhadap penampilan semua stand jambore  Ttg ini dilaksanakan oleh tim penilai mulai dari tanggal  28 sampai 31 Agustus,” katanya.

Ia mengatakan, dalam penilaian tersebut terdapat kriteria indikator dan sub indikator  yang dinilai, yang mana dalam pemenangnya tersebut  dibagi dalam tiga kategori yakni kategori kabupaten/kota, kategori dinas dan instansi serta kategori umum.

Untuk kategori umum dalam sub kategori ornamen stand terbaik yang menjadi juara pertama adalah kabupaten Mandailing Natal sedangkan juara kedua dan ketiga  diraih oleh kota Medan dan kabupaten Serdang Bedagai.
“Sedangkan untuk sub kategori  dekorasi stand terbaik  untuk juara pertama diraih oleh  kota Tanjung Balai dan juara dua dan tiga diraih oleh kabupaten  Toba Samosir dan kabupaten Padang Lawas Utara,” ujarnya.

Begitu juga dengan  sub kategori  stand  favorit dan  penampilan kesenian terbaik  juara pertama juga  berhasil diraih oleh  kabupaten Mandailing Natal.

Sedangkan juara pertama  untuk sub kategori Inovator terbaik  berhasil diraih oleh kabupaten Langkat  sedangkan juara dua dan tiga diraih  kota Tebing Tinggi dan Mandailing Natal.

Sementara untuk pemenang juara pertama pada Inovasi Tepat Guna untuk kabupaten/kota berhasil diraih oleh kota Tebing Tinggi dan untuk juara kedua dan ketiga diraih oleh kabupaten Mandailing Natal dan Langkat.

“Diraihnya kembali juara umum pada Ttg  tahun tahun ini merupakan kebehasilan pemerintah daerah didalam membina meningkatkan perekonomian masyarakat Mandailing Natal,” sebut Indra.

Sumber : www.antarasumut.com

Hamidun Nasution saat menceritakan penemuan bahan bakar air campur premium kepada pengunjung pada acara TTG XVII tingkat provinsi Sumatera Utara di taman Raja Batu, Panyabungan. (Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 30/7 (Antarasumut) –  Bahan bakar kenderaan yang terdiri dari campuran air dan premium dipamerkan di stand Pemkab Madina pada acara teknologi tepat guna (TTG) XVII tingkat provinsi Sumatera Utara di taman Raja Batu, Panyabungan.

Hamidun Nasution warga penduduk desa Gunung Tua, kecamatan Panyabungan yang merupakan penemu bahan bakar campuran air dan premium untuk kenderaan roda empat ini kepada ANTARA, Minggu menyampaikan, komposisi perbandingan campuran yang digunakan untuk kenderaan roda empat ini adalah dengan menggunakan perbandingan satu liter air untuk 10 liter premium.

“Bahannya memang bukan air saja, tetapi ada juga campuran premiumnya yakni satu banding 10 atau satu liter air dan 10 liter premium,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan campuran air dan premium tersebut nantinya akan juga dapat menghasilkan jarak tempuh dua kali lipat dari biasanya.

“Artinya misalnya dalam 1 liter bensin jarak tempuh 8 km, dengan adanya tambahan bahan bakar air akan menjadi 16 km,” katanya. 

Disebutkannya, untuk tenaga yang dihasilkan dari pada campuran bahan ini  juga membuat kondisi tenaga pada kenderaan menjadi normal, hal itu dikarenakan  pada kenderaan juga dipasang alat tekhnologi peralihan dari air menjadi premium.

“Penemuan kita sudah mendapat sambutan positif dari bapak Gubernur  dan Bupati Madina pada saat peninjauannya kemarin di stand Mandailing Natal,” kata Hamidun.

Atas penemuannnya tersebut para warga mengharapkan agar kedepannya penemuan-penemuan seperti ini dapat berkelanjutan sehingga dapat meringankan beban masyarakat khususnya para pemakai kenderaan roda empat.

“Semoga dengan penemuan itu nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, apalagi kalau harga Bbm nanti terus melambung, campuran bahan bakar ini nantinya  akan dibuat menjadi solusi,” harap Sopian

Sumber : www.antarasumut.com

Gubsu Buka Bulan Bakti Gotong Royong XIV

15 Agustus 2017 | Berita | Tidak ada Komentar

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi yang didampingi ketua Tp.Pkk Sumatera Utara, Evi Diana dan dan Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution saat memotong nasi tumpeng sebagai tanda bulan Bakti Gotong Royong XIV yahun 2017 resmi dibuka. (Antarasumut/Holik))

 

Panyabungan, 29/7 (Antarasumut) – Gubernur provinsi Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi buka peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat yang ke XIV  di kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat yang ke XIV  hari kesatuan gerak Pkk yang ke 45 sekaligus  pencanangan desa binaan bangun desa mandiri terpadu (Bandes Madu) dan jambore Ttg yang  ke 17 tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2017 yang dipusatkan ditaman Raja Batu, komplek perkantoran Payaloting Panyabungan ini selain dihadiri oleh ketua Tp.Pkk  provinsi Sumatera Utara, Hj. Evi Diana juga dihadiri oleh para bupati/walikota se-Sumut, para kadis dilingkungan pemerintah provinsi, Tp Pkk kabupaten/kota se-sumut dan tokoh  agama, masyarakat dan tokoh adat.

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi menyampaikan, kegiatan  bulan bakti gotong royong  masyarakat yang ke XIV hari kesatuan gerak Pkk yang ke 45 sekaligus  pencanangan desa binaan bangun desa mandiri terpadu (Bandes Madu) dan jambore Ttg yang ke 17 tingkat provinsi Sumatera Utara ini merupakan sebuah kegiatan besar dan strategis.

“A plus saya ucapkan kepada  para  bupati dan walikota yang datang ke Mandailing Natal pada acara ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan bergotong royong ini pada hakikatnya telah berlangsung  sejak zaman dahulu kala, bahkan didalam meraih kemerdekaan bangsa Indonesia seluruh lapisan masyarakat pun dahulunya melawan penjajah saling bahu membahu.

“Dengan semangat  gotong royong  tersebut hendaknya harus kita gelorakan kembali namun  bukan melawan penjajah tapi melawan kemiskinan, ketertinggalan menunju masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Disebutkannya, gotong royong yang dilaksanakan oleh  masyarakat tersebut  mempunyai nilai-nilai  yang sangat besar baik dari sisi tujuan maupun sisi manfaatnya. Maka melalui serangkaian kegiatan peringatan bulan bakti gotong royong  tersebut hendaknya dapat dibuktikan didalam membangun negeri dan bangsa.

“Untuk mewujudkannya kita  tetap memerlukan semnagat kebersamaan, kesetiakawanan,toleransi dan saling bantu membantu  yang kesemuanya adalah menjadi dasar semangat gotong royong,” sebut Erry.

Untuk itu, pada kegiatan gotong royong tersebut masyarakat juga diharapkan untuk saling terbuka,  saling belajar dan mengajar  dan saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga nantinya semangat gotong royong itu dapat menjadi tumbuh sehingga nantinya sejalan dengan  salah satu unsur revoluisi  mental yang menjadi perhatian pemerintah.

“ Jangan jadikan kegitan gotong royong  itu hanya sebagai tanda belaka karena nilai dari esensi masyarakat dalam pembangunan itu harus bisa diwujukan, untuk itu  masyarakat  jangan dijadikan sebagai  subjek saja  melainkan sebagai objek,” harapnya.

Sumber : www.antarasumut.com

Tokoh-Tokoh yang hadir dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno, B.A., MBA dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si.

JAKARTA – Bertempat di Graha Nandika Lt 2 Gedung Sucofindo, Jalan Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan, Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna sukses menggelar acara Halal Bi Halal pada Minggu (23/7/2017) yang mengusung tema “Parsadaan Maroban Tondi Solkot Ni Parkouman (Persatuan Membawa Berkah Eratnya Persaudaraan)”.

Acara ini dinilai sukses karena dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahuddin Uno, B.A., MBA dan beberapa tokoh nasional yang berasal dari wilayah Mandailing Natal dan Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel), diantaranya adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si, Komjen Pol (Purn.) Dr. Drs. H. Saud Usman Nasution SH, MH, MM, Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, Marsma Syahrul Effendi Lubis, Prof. Dr. Bomer Pasaribu, Dr. Mulia P Nasution, Ir. H.M.M Azhar Lubis (Ketua DPP Hima Lubis), Drs. H. Zulkifli Lubis (Sekjen HIMA Lubis), Irjen Pol (Purn) Drs. Rusli Nasution, SH (Ketua DPP Ikanas), Ir. H. Mansyur S Nasution MA, Brigjend Sofwat Nasution, Ir. Yazhid Bustomi Lubis, MM, Drs. Zainuddin JR Lubis MM, Ust. Solmed Nasution, Serka Khollad Nasution, H Syafruddin Nasution, SH. MM, Sofyan Lubis, Irwan Lubis, Djangga Lubis dan beberapa tokoh teras lainnya serta masyarakat bermarga Lubis dan Nasution yang ada di Jakarta.

Acara Halal Bi Halal yang di helat oleh kolaborasi dua Dewan Pengurus Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna merupakan yang kedua kalinya, dimana tahun ini yang bertindak sebagai tuan rumah adalah DPP HIMA Lubis. Sebelumnya di tahun 2016, perhelatan akbar Halal Bi Halal sukses di gelar di  Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PusDikLat) Bea Cukai Rawamangun, Jakarta Timur, dan yang bertindak sebagai tuan rumah adalah DPP Ikanas.

Acara yang dihadiri ribuan warga Mandailing dan Tabagsel yang berada di ibukota ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali persembahan tari tor-tor yang diiringi dengan alunan musik gordang sambilan makin menambah semarak acara tersebut. Selanjutnya acara diselingi dengan ramah tamah antara tokoh-tokoh nasional dan lokal yang berasal dari Jakarta, Mandailing dan Tabagsel. Terlihat juga Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, sumringah berjabat tangan dan berkesempatan berfoto bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Mhd. Syafe’i Lubis, M.Si, yang ditugaskan sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atau mewakili Bupati Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam acara yang dimaksud.

Kehadiran Sandiaga Uno dalam acara tersebut memberikan sinyalemen bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersedia menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Disamping itu keberadaan warga Mandailing dan Tabagsel yang ada di Jakarta juga diyakini oleh Sandiaga Uno juga berperan sangat besar dalam memajukan perekonomian dan mendukung pemerintahan yang akan diembannya sebagai Wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Rasyid Baswedan, Ph.D sebagai Gubernur DKI yang akan dilantik pada Oktober 2017 nanti.

Pada kesempatan acara tersebut juga diisi tausyiah oleh Dai muda yang sukses menjadi salah satu Muballigh di Jakarta dan juga berasal dari daerah Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal yakni Ustad Sholeh Mahmud Nasution. Dai yang lazim di panggil Ustad Solmed dalam tausyiahnya menyatakan, “jadikan semua niat dengan ibadah dan awali sesuatu dengan bismillah, ikhlas dalam memberi, ikhlas dalam menerima apapun yang telah ditetapkan oleh Allah. Yakinlah atas semua ketentuan Allah”.

Saat puncak acara di gelar juga Tor-Tor Raja-Raja bersama tokoh-tokoh yang hadir termasuk Sandiaga Uno yang turut serta diUlosi sebagai tanda penghormatan. Di akhir acara juga digelar doorprize berupa hadiah sepeda motor serta sepeda sport, semakin menambah ramai, semarak dan antusiasnya pengunjung yang hadir dalam acara yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Marga (HIMA) Lubis dan Ikatan Marga Nasution (IKANAS) dohot anak boruna.